Ku tahu
kasihku tidak setulus kasih-Mu yang suci menyayangi
setiap kehidupan di bumi ini.
Ku juga tahu
setiap tutur kataku tidak setanding sebaris ayat suci kitab-Mu yang indah
serta tidak mampu untukku tafsirkan.
Ku sedar kehidupanku terbatas tidak seperti kehidupan-Mu yang abadi.
Namun,
apa yang kuharapkan hanyalah secebis kasih sayang dan
sesinar pancaran hidayah dari-Mu
buat hatiku yang gelap gelita tanpa nur kasih-Mu
sebelum aku menyahut seruan-Mu.
Adakah aku benar-benar ikhlas menyatakannya?
Adakah aku hanya berpura-pura?
Atau,
adakah sudah terlambat buat diriku untuk menagih simpati-Mu?
Hanya Kau dan aku yang memahaminya.
Kerna aku merasainya.
Kau menyebarkan keputusan-Mu
dan kerna Kaulah yang menulisnya sejak azali.
+ ditulis pada 2002.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan